Sejarah Televisi
Televisi berasal dari 2 kata, yaitu tele yang berarti
jauh, dan visi yang berarti citra/ gambar.
Dan televisi dapat
diartikan sebagai suatu sistem penyajian gambar serta berikut suara. Dan
istilah televisi pertama kali dikemukakan constatin perskyl dari rusia pada cara internasional congress
of electricity yang pertma.
Dalam penemuan televisi,
terdapat banyak pihak, penemu maupun innovator yang terlibat, baik perorangan
maupun badan usaha. Televisi adalah karya massal yang dikembangkan dari tahun
ketahun. Televisi tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuaan hukum gelombang
elektromagnetik yang ditemukan joseph henry dan Michael faraday (1831)
merupakan awal dari era konunikasi elektromagnetik.
1.
Televisi Analog
Televisi
yang mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase dan frekuensi
dari sinyal. Ada tiga standar sistem
televisi yang popular di seluruh dunia hingga sampe saat ini yaitu:
-
NTSC (National Television Standarts Committee)
-
PAL ( Phase Altenating by Line)
-
SECAM (Sequential Couleur Avec Memoire)
2.
Televisi Digital
Televisi
yang mengunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyebar luaskan
video, audio, signal, data kepesawat televisi. Seperti televisi boardcasting
analog, digital televisi juga memilik standar sendiri :
-
DVB (digital video broadcast)
-
DVB-S (Satelite)
-
DVB-T (Terrestrial)
-
DVB-C (cabel)
-
DVB-H (handheld)
-
DTV (broadcasting)
-
ATSC ( Advanced television systems committee)
-
ISDB(Integrated service digital broadcasting)
DAFTAR PUSTAKA :https://drive.google.com/open?id=0B3RED88sEDG7SEtBT2hJZWdFSjA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar