Senin, 10 Oktober 2016

DIGITAL TELEVISI



-          Produksi, Distribusi, Penerimaan tv

      Penyiaran televisi digital terrestrial adalah penyiaran yang menggunakan frekuensi radio VHF/ UHF seperti halnya penyiaran analog, akan tetapi dengan format konten yang digital. Dala, penyiaran televisi analog, semakin jauh dari stasiun pemancar televisi signal akan makin melemah dan penerimaan gambar menjadi buruk dan berbayang. Penyiaran televisi digital yang terus  menyampaikan gamabr dan suara dengan jernih sampai pada titik dimana signal tidak dapat diterima lagi. Penyiaran TV digital hanya mengenal dua status: Terima (1) atau Tidak (0). Artinya, apabila perangkat penerima siaran digital dapat menangkap sinyal, maka program siaran akan diterima. Sebaliknya, jika sinyal tidak diterima maka gambar-suara tidak muncul. Maka diperlukan suatu antena yang dapat menerima siaran televisi digital.
Bentuk antenna adala antena Bowtie yang memiliki lebar bandwidth yang besar dan pola radiasi bidirectional cocok untuk antenna penerima sinyal TV.
Antena bowtie sebagai penerima antena televisi digital yang menggunakan material tembaga dan alumunium yang dapat bekerja pada rentang frekuensi 500-700 MHz dan juga dapat bekerja pada aplikasi televisi digital DVT-T2.
Antena adalah  sebuah perangkat yang digunakan untuk memencarkan dan atau menerima gelombang elektromagnetik secara efisien. Antena akan mentransformationkan gelombang ruang bebas menjadi gelombang terbimbing.

Televisi Digital atau DTV adalah  jenis televesi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi. Teknologi digital efisien dalam pemanfaatan spectrum frekuensi. Desain dan implementasi sistem siaran TV digital ditunjukan pada peningkatan kualitas gambar.  TV digital memungkinkan pengiriman gambar dengan akurasi dan resolusi tinggi.

DAFTAR PUSTAKA :  https://drive.google.com/open?id=0B3RED88sEDG7MTRSbEZ6b2hjWGM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar